free invisible hit counter

6 Cara Beternak Ayam Kampung Menggunakan Modal Mini , Cocok Buat Merdeka.com

Ternak Ayam. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com – Ayam kampung adalah salahsatu jenis ayam yg poly dimintai, baik daging ataupun telurnya. Masyarakat banyak mengenalnya menjadi ayam kampung lantaran jenis ayam ini ciri khasnya merupakan hayati pada daerah perkampungan atau pedesaan.

Maka dari itu, umumnya pemberiaan pakan ayam pun pula terbilang masih sangat alami dan jauh dari bahan-bahan kimia. Sebagaimana yg poly digunakan pada ayam petelur dan ayam boiler. Oleh karena itu, menurut segi kesehatan pun ayam kampung nisbi sangat kondusif dikonsumsi.

Meningkatnya rasa kepedulian akan kesehatan pada mata rakyat sendiri tentunya jua semakin menciptakan konsumsi ayam kampung pada pasaran sebagai semakin tinggi. Oleh sebab itu, nir heran jika kemudian peningkatan permintaan pasar terhadap ayam kampung cukup tinggi. Tentunya ini menaruh sebuah peluang bisnis bagi Anda berupa budidaya ayam kampung yg pastinya akan menguntungkan buat melakukan cara beternak ayam kampung untuk membantu Anda yg ingin memulai menekuni usaha ini.

Untuk mengetahui dengan rinci, berikut adalah kami telah rangkum buat Anda 6 cara beternak ayam kampung dengan kapital kecil yg dilansir menurut Ilmubudidaya.com.

dua berdasarkan 7 halaman1. Persiapan Kandang

Cara beternak ayam kampung dalam tahap awal merupakan mempersiapkan sangkar. Kandang ini merupakan loka dimana nanti ayam kampung dapat diternak. Sebaikanya siapkan lokasi sangkar yg berjarak tidak terlalu jauh menurut rumah. Agar tentunya lebih gampang pada pemgawasan. Agar lebih jelas maka Anda mampu menyimak hal-hal ini dia:

Buat sangkar tertutup yg mengelilingi lokasi agar ayam tidak berkeliaran & menganggu tetangga.

Anda mampu membuat sangkar memakai bambu yg dianyam atau dipaku.

Dinding sangkar harus kedap supaya nir mampu dimasuki hewan liar seperti anjing atau hewan buas lainnya.

Tinggi sangkar minimal tiga meter, karena apabila dibawah tiga meter dikhawatirkan ayam masih dapat terbang buat melewatinya.

Sekat sangkar sebagai 2 bagian, dimana satu bagian buat ayam dewasa & satu yg untuk ayam yang kelas baru mulai pada tetaskan.

Setelah kandang siap, maka anda mampu pribadi memulai tahapan budidaya.

Seminggu sebelum pada tempati sebaiknnya sangkar dibersihkan dan disemprot memakai pestisida supaya tentunya parasit-parasit yang terdapat meninggal & tidak menganggu prosea budidaya.

3 menurut 7 halaman2. Pemilihan Indukan

Cara beternak ayam yg selanjutnya adalah melakukan pemilihan indukan. Indukan inilah yang kemudian akan menghasilkam telur dan anakan ayam kampung yg kelak akan bisa dibudidayakan & mulai pada jual. Indukan yang baik, tentunya akan memiliki ketuturan yg baik. Oleh sebab itu, anda harus memperhatikan beberapa hal berikut ini:

Indukan jantan harus mempunyai bunyi kokokan yang lantang, bulu yg mengkilap, serta sehat dan tidak mengalami kecacatan, selain itu pejantan jua wajibaktif berkiprah dan relatif agresif.

Untuk indukan betina Anda mampu menentukan yg mempunyai rona yang menarik, ukuran tubuh sudah besar& siap buat dikawinkan, bulu mengkilap, sehat & tidak cacat, dan memiliki gerakan yang aktif.

Untuk perbandingan pejantan & betina yang ideal sebenarnya nir terdapat patokan.

Anda bahkan bisa mengisi 10 betina dan 1 pejantan pada sangkar.

Setelah memastikan indukan siap bereproduksi maka tentunya anda bisa eksklusif memasukkan semua indukan dalam sangkar.

Tahap selanjutnya merupakan mengawinkan kedua indukan agar sang betina bisa bertelur & proses budidaya dapat terus berlanjut. 

4 dari 7 halaman3. Proses Pengawinan Indukan

Cara beternak ayam kampung selanjutnya memasuki proses pengawinan indukan. Setelah indukan dilepas di kandang, maka selama beberapa hari mereka akan mengikuti keadaan dengan lingkungannya.

Jangan lupa buat menaruh pakan tambahan. Proses perkawinan akan dilakukan oleh kedua indukan apabila keduanya telah siap kawin. Anda nir sanggup mempercepat proses perkawinan, sebab hal ini berlangsung secara alamiah. Anda hanya sanggup menunggu hingga kedua indukan melakukan perkawinan.

Setelah ke 2 indukan melakukan perkawinan. Anda tetap wajibmemberikan pakan secara teratur sebesar 3 kali pada sehari. Pakan yang diberikan bisa berupa pelet & dikombinasikan dengan jagung giling atau jagung pipilan. Keberhasilan perkawinan akan ditunjukkan dengan cara si betina umumnya akan lebih rewel.

Dalam artian ia akan terus berkokok, ini mengindikasikan bahwa telah saatnya dia bertelur. Maka yang perlu anda lakukan merupakan memisahkannya dan memindahkannya ke lokasi sangkar sebelah menjadi loka sementara buat oleh betina bertelur. Biasanya ayam akan bertelur paling sedikit lima buah dan sanggup mencapai 14 biji telur buat sekali bertelur.

5 menurut 7 halaman4. Proses Penetasan Telur

Cara beternak ayam berikutnya merupakan proses penetasan telur. Biasanya, proses penetasan ini dilakukan secara manual atau buatan. Jika ditetaskan melalui cara protesis ketika yg diharapkan lebih singkat yakni hanya 14-20 hari.

Sedangkan apabila ditetaskan secara alami membutuhkan ketika yg lebih lamayakni sekitar 25-35 hari saja. Untuk itu, menetaskan secara manual akan lebih menguntungkan dala budidaya. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

Buatlah kotak penetasan menggunakan ukuran yg telah pada tentukan.

Beri lampu tambahan menggunakan daya 10 watt.

Anda mampu memakai lampu bohlam atau lampu neon.

Letakkan telur pada bawah lampu, lalu biarkan hingga telur menetas.

Setelah 14-20 hari maka telur akan mulai menetas,selesainya ini maka perawatan dan pemeliharaan intensif wajibmulai pada lakukan.

6 dari 7 halaman5. Memelihara Anakan Ayam Kampung

Setelah telur mulai menetas, maka Anda harus melakukan pemeliharaan menggunakan intensif. Pemeliharaan yang dilakukan adalah tentunya memberi pakan. Pakan yg digunakan juga merupakan pakan khusus & minum yakni jagung yg digiling dengan halus. Pakan ini diberikan sampai anakan berusia dua bulan. Baru selesainya lewat dua bulan,  anakan bisa dipindahkan ke sangkar dewasa.

7 berdasarkan 7 halaman6. Proses Penjualan

Cara beternak ayam kampung yang terakhir adalah proses penjualan. Setelah berumur 1-tiga bulan maka anakan ayam kampung sudah mampu pada jual ke pasaran. Tetapi, tentunya tidak hanya berpatokan dengan  umur saja, karena pastinya berat atau bobot tubuh ayam juga akan memilih nilai jual.

Biasanya bobot ayam yang sudah ideal untuk dijual dan di konsumsi antara 1-dua kg. Ini tergantung dengan permintaan di pasaran. Sebab tentu kita wajibmengikuti bobot standar yg biasa ada di pasaran. Selain daging, pastinya komoditas lain menurut budidaya ayam kampung yang dapat dijual adalah telur ayam.