free invisible hit counter

Cara Beternak & Budidaya

Maksuddari pinsip adalah pernyataan tentang kebijakan yg akan dijadikan pedomanuntuk merogoh keputusan. Prinsip ini harus dilaksanakan secara konsisten.Dalam aktivitas penyuluhan ini, penyuluh harus memiliki pegangan, yaitu darisegala prinsip yang telah disepakati. Tujuannya adalah melakukan pekerjaandengan sebaik mungkin.

MenurutMardikanto (1993) bahwa merujuk padapemahaman penyuluhan bidang pertanian menjadi proses pembelajaran, makaprinsip-prinsip pada penyuluhan pertanian sebagai berikut:

Artinyakegiatan penyuluhan harus sebanyak mungkin melibatkan rakyat untukmenerapkan sesuatu. Lantaran melalui “mengerjakan” mereka akanmengalami proses belajar (baik dengan menggunakan pikiran, perasaan, danketrampilannya) yang akan terus diingat buat jangka ketika yg lebih lama. Penyuluhan akan mendapat respon yg baik apabilapenyuluh Memberikan jawaban bila ditanya, mengerjakan dan menyelesaikantugas yg diberikan merupakan suatu tanda berdasarkan sikap. Oleh lantaran menggunakan suatuusaha buat menjawab pertanyaan atau mengerjakan tugas yg diberikan, lepaspekerjaan itu benar atau galat, berarti para petani mendapat inspirasi tersebutsehingga petani akan berfikir buat menerapkan mengenai apa yg sudah didapatdari proses penyuluhan tadi (, 2011). Secarafungsional setiap gerombolantani memilki fungsi buat melaksanakankegiatan-kegaitan demi tercapainya sasaran peningkatan produksi pertanian danpendapatan petani serta kesejahteraan masyarakat sendiri maupun kesejahteraanmasyarakat luas pada umumnya (terutama yang berkaitan menggunakan swasembada pangandan peningkatan ekspor buat membentuk devisa), yaitu pada bentukterkendalinya aktivitas-aktivitas yg dibutuhkan untuk keberhasiln usahatani dilingkungan mereka.

Artinyakegiatan pertanian harus memberikan imbas yang memberi impak baik.Penyuluhan dalam dasarnya adalah pendidikan dimana target/sasarannya yaitu parapetani/peternak harus mengalami perubahan konduite, berdasarkan mulai aspek yangbersifat kognitif, afektif & akhirnya psikomotorik hingga menimbulkan akibatberdayanya masyarakat. Pemberdayaan rakyat, dimaksudkan buat memperkuatkemam-puan (capacity strenghtening) masyarakat, supaya mereka dapatberpar-tisipasi secara aktif dalam keseluruahn proses pembangunan, terutamapembangunan yang ditawarkan oleh penguasa dan atau pihak luar yang lain(penyuluh, LSM, dll). Mencakup sasaran evaluasi penyuluhan yang akan dicapaimaka penyuluhan perlu dinilai secara objektif oleh penyuluh, sebab baikburuknya proses jua berpengaruh terhadap hasil penyuluhan yang dicapai peserta(Rafi’i, 2005).

Kegiatan penyuluhan wajibsaling terkaitdengan kegiatan lainnya.  Sedangkanpengertian asosiasi sendiri adalah suatu kehidupan beserta antar individu dalamsuatu ikatan. Kumpulan orang atau sekelompok individu bisa dikatakan kelompoksosial jika memenuhi faktor-faktor menjadi berikut : (1) pencerahan akankondisi yg sama, (2) adanya relasi sosial, (3) & orientasi dalam tujuan yangtelah ditentukan (.

Misalnyaapabila seseorang petani berjalan pada sawahnya kemudian melihat flora padinyaterserang hama, maka beliau akan berupaya buat melakukan tindakan pengendalian & dengan melihat cangkul orang diingatkan kepada penyuluhan tentangpersiapan lahan yang baik; melihat tanamanyg kerdil atau subur, akanmengingatkan kepada bisnis-usaha pemupukan.karena setiap orang cendrungmengaitkan/ atau menghubungkan kegiatannya menggunakan kegiatan atau peristiwalainnya.

Asosiasijuga berkaitan menggunakan pemberdayaan masyarakat dimana pemberdayaan masyarakatpada hakikatnya adalah setiap anggota masyarakat serta lembga-lembagamasyarakat yang menampung produktifitas berdasarkan pada anggotanya. Masyarakat yangberdaya adalah rakyat yg hayati di dalam suatu wargamadani (civilsociety), yaitu wargayg percaya atas kemampuan para anggotanya untukmenciptakan kehidupan lebih baik, rakyat yg ssetiap anggotanya sadar akanhak-haknya & jua tahu akan kewajibannya (Tilaar, 1997).

Masyarakatmadani nir ada dengan sendirinya, tetapi dibina secara sedikit demi sedikit olehpemerintah dalam tahap pertama, lalu di tangani oleh masyarakat sendiri.Pemberian peran kepada lembaga-lembaga pemerintah seperti penyuluh contohnya,merupakan bentuk ksempatan agar masyarakat semakin berdaya. Perlindunganterhadap ketidakberdyaan rakyat melalui berbagai program dan pemberianbimbingan dan kesempatan kepada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) agar ikut sertadalam pemangunan dilakukan buat ad interim, sampai akhirnya wargaberdikari,& dapat bersaing pada era globalisasi guna memajukan bisnis yangdicanangkannya semenjak dini.

Dalam kearifan lokal, terkandung nilai kesetiakawananatau solidaritas, saling berkorban dan berusaha bersama yang tercakup dalampengertian modal sosial, atau social capital (Tjondronegoro, 2006).

4.      Minatdan kebutuhan

MenurutTidjan (1976 :71) minat adalah tanda-tanda psikologis yang menerangkan pemusatanperhatian terhadap suatu obyek sebab terdapat perasaan senang . Dari  pengertian   tadi  jelaslah   bahwa  minat   itu   sebagai pemusatan perhatian atau reaksiterhadap suatu obyek misalnya benda eksklusif  atau  situasi   tertentu  yang  didahului sang perasaan   senangterhadap obyek tersebut. Sedangkanmenurut Drs. Dyimyati Mahmud (1982), Minat dalah sebagai sebabyaitu kekuatan pendorong yg memaksa seseorang memberikan perhatian dalam orangsituasi atau aktifitas eksklusif & bukan dalam yang lain, atau minat sebagaiakibat yaitu pengalaman efektif yg distimular oleh hadirnya seseorang atau sesuatuobyek, atau karena berpartisipasi dalam suatu aktifitas. Berdasarkan beberapa Pengertian Minat menurut alhi tersebut bahwa minatadalah tanda-tanda psikologis yg menandakan bahwa adanya pengertian subyekterhadap obyek yang sebagai target lantaran obyek tersebut menarik perhatian danmenimbulkan perasaan senangsehingga cenderung pada obyek tadi.

Kebutuhanadalah segala sesuatu yg diperlukan manusia untuk mempertahankan hayati sertauntuk memperoleh kesejahteraan dan kenyamanan. jadipengertian kebutuhan yang terkait dengan penyuluhan yaitu dimana masyarakattani membutuhkan peranan penyuluh buat dapat mensejahterakan kehidupannya sebagaibagian usaha pada mengefektifkan bisnis taninya.

Daripengertian minat dan kebutuhan pada atas Artinya bahwa penyuluhan akan efektifjika selalu mengacu kepada minat & kebutuhan rakyat, utamanya masyarakattani. Tujuan yang berorientasi pembangunan khusunya dibidang pertanian harusbersifat spesifik mengenai minat dan kebutuhan pada tingkat lokal yangmemungkinkan akan terjadinya pertarungan, mengingat keragaman tujuan dankeinginan/minat rakyat.

Untukmencapai prestasi yg baik disamping kecerdasan juga minat, sebab tanpa adanyaminat segala kegiatan akan dilakukan kurang efektif dan efesien. Dalampercakapan sehari-hari pengertian perhatian dikacaukan dengan minat dalampelaksanaan perhatian seolah-olah kita menonjolkan fungsi pikiran, sedangkandalam minat seolah-olah menonjolkan fungsi rasa, tetapi kenyataanya apa yangmenarik minat mengakibatkan jua kita kita berperhatian, dan apa yg menyebabkanperhatian kita tertarik minatpun menyertai kita.” (Dakir. 1971 : 81).

lima.      Kerjasamadan Partisipasi

Artinyapenyuluhan hanya akan efektif bila menggerakan partisipasi masyarakat untukselalu berafiliasi dalam melaksanakan program-program penyuluhan yg telahdicanangkan. Keterampilan interaksi insan diharapkan dalam semua tingkatpenyuluh dalam organisasi. Banton (1995), menyampaikan bahwa interaksi manusiamenunjukkan pada semua interaksi yg dapat terjadi diantara anggotamasyarakat, perseteruan dan interaksi kerja sama dalam organisasi. Artinya bahwahubungan manusia adalah kemampuan buat tahu manusia secara individu dankelompok, kemampuan kolaborasi berkomunikasi menaruh inovasi pada bawahandan menciptakan kerja sama agar dapat menaikkan unjuk kerja pada upayamencapai tujuan organisasi. Dalam bidang penyuluhan, keterampilan hubunganmanusia adalah kemampuan mengelola untuk membentuk sistim komunikasi 2 arahyang terbuka dengan personil para penyuluh buat menaikkan unjuk kerjaorganisasi (perusahaan yg dibina).

Soetrisno (1995) mendefinisikan bahwapartisipasi secara universal yaitu kerjasama yg erat antara perencanaan danrakyat dalam merencanakan, melaksanakan melestarikan, dan mmengembangkan hasilpembangunan yang telah dicapai. Masyarakat yang  berpartisipasiadalah wargayang produktif, sadar akan hakk-hak dan kewajibannya, sadarhukum, & bertekad buat mandiri, ciri rakyat yanagberpartisipasi adalah masyarakat yang kritis, bisa berdiri sendiri, danmasyarakat yang mau berkarya.