free invisible hit counter

Cara Budidaya Porang Tumbuhan Ekspor 2021 – Petani Digital

Budidaya porang belakangan ini semakin diminati para petani. Permintaan pasar akan umbi menurut flora memiliki kegunaan ini membuat banyak orang berlomba-lomba mengusut cara budidaya porang.

Porang merupakan keliru satu tumbuhan jenis umbi-umbian yg bernilai tinggi. Kandungan zat glukomanan pada porang sangat berguna buat kesehatan.

Harga porang ditentukan menurut kualitasnya, semakin sedikit kadar air porang maka semakin mahal harga jualnya.

Di pasaran porang basah dibanderol menggunakan harga antara Rp. 9.000 – Rp. 10.000 per kg, sedangkan porang kemarau bisa diekspor dengan harga kurang lebih Rp. 200.000 – Rp. 300.000 per kg.

Budidaya porang pada huma terbuka dapat Anda lakukan menggunakan memperhatikan langkah ini dia.Menyiapkan Lahan Terbuka

Porang yang ditanam di huma terbuka bisa memberikan hasil yang lebih akbar serta kualitasnya pun lebih tinggi.

Menyiapkan lahan terbuka buat loka menanam porang juga cukup mudah, Anda hanya perlu membersihkan gulma & melakukan pembajakan huma supaya tanah sebagai gembur.

Siapkan lubang tanam sehabis tanah selesai dibajak. Jarak lubang tanam usahakan 25 x 50 centimeter atau 25 x 60 cm. Isi setiap lubang dengan sekam & pupuk kompos sehingga porang mampu tumbuh dengan optimal.

Budidaya porang sebaiknya dilakukan dengan sistem monokultur agar hasil lebih aporisma.Menanam Porang

Menanam porang sebaiknya dilakukan dalam awal ekspresi dominan hujan kurang lebih Oktober sampai Desember.

Lakukan pembibitan pada polybag terlebih dahulu apabila Anda memilih metode penanaman memakai biji. Tetapi Anda nir perlu melakukan pembibitan bila metode yg Anda pilih adalah penanaman porang dengan memakai umbi atau katak.

Tanaman porang umumnya hanya sanggup hidup sekitar lima bulan saja karena selesainya bulan kelima porangakan menguning dan lalu meninggal. Tanaman porang yg meninggal itu sekaligus ditandai menggunakan katak dalam tangkai daun eksklusif berjatuhan.

Katak yang dimaksud bukan nama fauna melainkan bintil porang yang muncul di pangkal & tangkai daun. Katak berwarna cokelat kehitaman ini bisa disimpan hingga animo hujan datang buat ditanam pulang.

Katak juga sanggup dijual menggunakan harga yang tidak mengecewakan tinggi Rp. 11.000 – Rp. 15.000 per kg.

Sebab itu, poly juga yg melakukan cara menanam porang berdasarkan katak.Merawat Tanaman Porang

Sama misalnya tumbuhan pada umumnya, setelah ditanam porang pula harus dirawat secara rutin. Perawatan flora porang terdiri berdasarkan beberapa tahapan mulai dari membersihkan gulma, meninggikan guludan, menaruh pupuk & melakukan penjarangan.Membersihkan Gulma

Gulma yang tumbuh di sekitar tanamanporangakan mengganggu pertumbuhan tanamanini. Oleh karena itu Anda harus secara rutin membersihkan gulma supaya pertumbuhan porang tidak terganggu.Meninggikan Guludan

Peninggian guludan dilakukan dengan cara menimbun pangkal btg porang menggunakan tanah. Tujuan meninggikan guludan ini supaya batang tanamanporang bisa berdiri tegak & perkembangan umbi porang bisa lebih cepat.Memupuk Tanaman Porang

Cara budidaya porang ini membutuhkan dua kali proses pemupukan. Pemupukan pertama dilakukan sebelum porang ditanam.Jenis pupuk yg dipakai merupakan pupuk organik kompos yang difermentasi terlebih dahulu.

Proses pemupukan ke 2 dilakukan saat flora porang sudah mulai tumbuh. Jenis pupuk yang dipakai saat proses pemupukan ke 2 ini mampu pupuk organik atau pupuk anorganik NPK/TSP. Tanaman porang umumnya hanya membutuhkan sedikit pupuk anorganik.Melakukan Penjarangan

Proses penjarangan ini sangat perlu dilakukan jika ada terlalu poly tanamanporang pada sebuah lubang. Hal tadi bisa terjadi karena satu bibit porang bisa membuat sampai 3-4 btg porang.

Proses penjarangan ini perlu dilakukan supaya umbi porang mampu tumbuh lebih besar . Karena ini merupakan cara budidaya umbi porang pada lahan terbuka yg relatif baik hasilnya.Panen Porang

Cara budidaya porang agar cepat panen merupakan dengan menanam bibit porang berdasarkan bibit umbi. Karena sanggup mulai dipanen waktu umurnya telah mencapai 7 bulan sejak masa tanam.

Namun porang yang ditanam berdasarkan bibit katak biasanya membutuhkan ketika lebih lama, supaya sanggup dipanen kurang lebih 18-24 bulan semenjak masa tanam.

Proses panen porang dilakukan menggunakan cara menggali umbi porang.

Sebaiknya porang dipanen waktu trend kemarau karena harga jualnya akan lebih mahal.

Perlu Anda ketahui, bahwa tumbuhan porang ini mempunyai siklus alami yaitu mati pada isu terkini kemarau & tumbuh kembali ketika animo hujan.

Baca : Jenis, Ciri, Bibit, Buah, dan Manfaat Tanaman Porang

Ok, demikian artikel tentang budidaya porang ini sudah publish pada kategori budidaya, semoga bermanfaat ya.