free invisible hit counter

Cara Memelihara Ayam Kampung Pedaging

Minggu, 09 September 2012Cara memelihara ayam kampung pedaging

Mengubah sistem beternak ayam kampung berdasarkan sistem ekstensif ke sistem semi intensif atau intensif memang nir mudah, apalagi cara beternak sistem tradisional (ekstensif) sudah mendarah daging pada wargakita. Akan namun, kalau dipandang nilai kemanfaatan dan hasil yg dicapai tentu akan menjadi faktor pendorong tersendiri buat mencoba beternak menggunakan sistem intensif. Menurut Pararto Wicaksono, buat mendapatkan hasil yg optimal pada bisnis beternak ayam kampung, maka perlu kiranya memperhatikan beberapa hal berikut :

Bibit memiliki donasi sebanyak 30% pada keberhasilan suatu bisnis peternakan. Bibit ayam kampung (DOC) dapat diperoleh dengan cara : membeli DOC ayam kampung eksklusif berdasarkan pembibit, membeli telur tetas & menetaskannya sendiri, atau membeli indukan buat membuat telur tetas kemudian ditetaskan sendiri baik secara alami atau menggunakan donasi mesin penetas. Kami nir akan menguraikan sisi negatif dan positif cara mendapatkan DOC ayam kampung karena akan memerlukan page yg panjang nantinya. Secara singkat DOC ayam kampung yg sehat dan baik memiliki kriteria menjadi berikut : bisa berdiri tegap, sehat & nir cacat, mata bersinar, pusar terserap paripurna, bulu bersih & mengkilap, tanggal menetas nir lebih lambat atau cepat.

Kita ketahui bersama bahwa pakan memiliki kontribusisebesar 30% pada keberhasilan suatu bisnis. Pakan untuk ayam kampung pedaging sebenarnya sangat fleksibel & tidak serumit kalau kita beternak ayam pedaging, petelur atau puyuh sekalipun. Bahan pakan yang mampu diberikan antara lain : konsentrat, dedak, jagung, pakan cara lainseperti residu dapur/warung, roti BS, mie instant remuk, bihun BS, & lain sebagainya. Yang terpenting pada menyusun atau memberikan ransum merupakan kita permanen memperhatikan kebutuhan nutrisi ayam kampung yaitu protein kasar (PK) sebesar 12% dan energi metabolis (EM) sebanyak 2500 Kkal/kg.

Jumlah pakan yg diberikan sinkron strata umur merupakan sebagai berikut :

* 7 gram/per hari hingga umur 1 minggu

* 19 gram/per hari hingga umur dua minggu

* 34 gr/per hari sampai umur tiga minggu

* 47 gr/per hari hingga umur 4 minggu

* 58 gram/per hari hingga umur 5 minggu

* 66 gr/per hari hingga umur 6 minggu

* 72 gram/per hari hingga umur 7 minggu

* 74 gr/per hari hingga umur 8 minggu

Sedangkan air diberikan secara ad libitum (tidak terbatas) dan pada termin-termin awal pemeliharaan perlu dicampur menggunakan vitamin+antibiotika.

Syarat sangkar yang baik : jeda kandang menggunakan permukiman minimal lima m, tidak lembab, sinar mentaripagi bisa masuk dan peredaran udara cukup baik. Sebaiknya memilih lokasi yang agak rindang & terhalangi oleh bangunan atau tembok lain supaya angin tidak berhembus eksklusif ke dalam kandang. Penyucihamaan sangkar & peralatannya dilakukan secara teratur sebagai usaha biosecurity menggunakan memakai desinfektan yang sempurna & tidak membahayakan bagi ternak itu sendiri. Banyak pilihan jenis desinfektan yg ditawarkan sang aneka macam produsen pembuatan obat.

 Ukuran kandang : tidak terdapat ukuran standar kandang yang ideal, akan tetapi ada anjuran sebaiknya lebar kandang antara 4-8 m & panjang kandang tidak lebih menurut 70 m. Yang perlu mendapat perhatian merupakan daya tampung atau kapasitas sangkar. Tiap meter persegi usahakan diisi antara 45-55 ekor DOC ayam kampung sampai umur dua minggu, kemudian jumlahnya dikurangi sinkron menggunakan bertambahnya umur ayam. Bentuk sangkar yang dianjurkan merupakan bentuk postal menggunakan lantai yg dilapisi litter yang terdiri berdasarkan adonan sekam, serbuk gergaji & kapur setebal ± 15 centimeter. Model atap monitor yg terdiri dari 2 sisi menggunakan bagian puncaknya ada lubang sebagai jendela dan bahan atap memakai genteng atau asbes.

Pemeliharaan ayam kampung pada bagi pada 2 fase yaitu fase starter (umur 1-4 minggu) & fase finisher (umur lima-8 minggu). Pada fase starter umumnya dipakai sangkar bok (dengan pemanas) sanggup bok spesifik atau juga kandang postal yang diberi pagar. Suhu dalam kandang bok umumnya berkisar antara 30-32°C. Pada fase finisher digunakan sangkar ren atau postal misalnya contoh pemeliharaan ayam broiler.

Manajemen atau tatalaksana pemeliharaan memegang peranan tertinggi dalam keberhasilan suatu usaha peternakan yaitu sekitar 40%. Bibit berkualitas serta pakan yang berkualitas belum tentu menaruh jaminan keberhasilan suatu bisnis apabila manajemen pemeliharaan yang diterapkan tidak sempurna. Sistem pemeliharaan dalam ayam kampung sanggup dilakukan menggunakan 3 cara yaitu :

* Ekstensif /tradisional (diumbar), tanpa ada kontrol pakan & kesehatan

* Semi intensif (disediakan sangkar dengan halaman berpagar), ada kontrol pakan & kesehatan ternak akan namun tidak ketat

* Intensif (dikandangkan misalnya ayam ras), terdapat kontrol pakan dan kesehatan menggunakan ketat

Model pemeliharaan ayam kampung secara intensif lebih disarankan berdasarkan yg lainnya terutama dalam hal kontrol penyakit. Sebenarnya masih banyak lagi manfaat berdasarkan cara beternak secara intensif, akan namun kami tidak dapat menguraikannya di sini.

Hal yang tak kalah pentingnya adalah pengendalian penyakit. Kita semua akan sepakat dengan statement “mencegah lebih baik daripada mengobati”. Pencegahan penyakit bisa dilakukan dengan tindakan diantaranya :

1. Menjaga sanitasi lingkungan kandang, alat-alat kandang & manusianya

dua. Pemberian pakan yg fresh dan sinkron kebutuhan ternak

3. Melakukan vaksinasi secara teratur

4.Pemilihan lokasi peternakan pada wilayah yg bebas penyakit

5. Manajemen pemeliharaan yang baik

6. Kontrol terhadap hewan lain.

Demikian cara beternak ayam kampong pedaging, semoga bisa menambah pengetahuan kita pada hal beternak & menjadikan cara beternak kita lebih baik.(hms)

(Source : http://peternakan.umm.ac.id/en/umm-news-2455-cara-beternak-ayam-kampung-pedaging.html) 

Ditulis Oleh AHMAD MARYUKI on FRIDAY, SEPTEMBER 28, 2012 PADA 1:42 AM

Melihara DOC ayam kampung perlu perhatian spesifik. DOC atau anakan merupakan masa rentan terhadap kematian. Jadi, perlu penanganan & memeliharaan dan perhatian yg ekstra demi mencegah kemungkinan kematian anak ayam tadi. Dalam laman ini kami ingin berbagi bagaimana cara merawat DOC atau anak ayam dalam usia 1-7 hari.

DOC usia 1-7 hari termasuk usia kritis dimana usia tersebut acapkali terjadi kematian. Sering kami melihat ayam yg diliarkan jika seekor induk ayam beserta 9-12 anak ayam kemungkinan hanya bertahan 7-8 ekor hingga usia dewasa. Untuk itu bila kita memelihara sejak menurut DOC umur 1-7 hari perlu bisnis merawat anak ayam menggunakan serius. Adapun tips memelihara anakan umur 1-7 hari merupakan menjadi berikut :

Sesaat sebelum kita memiliki DOC usahakan untuk menciptakan kandang terlebih dahulu. Kandang ayam buat 1-7 hari disebut brooder. Broder merupakan kandang pemanas buat menggantikan lindungan induk ayam. Lantaran anak ayam tersebut masih membutuhkan panas berlebih dibanding suhu menurut luar. Tempatkan sangkar tersebut di pada rumah buat menghindari menurut pemangsa dll.

Pastikan kandang buat anak ayam memudahkan kita memantau & mengambil ayam serta aneka macam peralatan untuk pemeliharaannya. Kandang terlalu rapat & susah dibuka akan menyulitkan kita mengambil ayam, loka pakan dll. Usahakan kita mudah buat memasukkan & mengeluarkan ayam, pakan, loka minum dll secara cepat.

Untuk alas usahakan merupakan datar atau rata. Penempatan DOC dalam alas berlubang misalnya strimin akan mengakibatkan kaki pengkor karena ayam susah berdiri dan dipaksa mencengkeram alas. Jika sahabat merasa repot dengan kotorannya, gunakan strimin yang berlubang kecil

Dinding haruslah terbuat menurut bahan yang rapat udara. Tahan air dan kurangi beberapa bahan yg mengandung besi atau dawai.

Peralatan yang digunakan buat pemeliharaan DOC umur 1-7 hari adalah loka pakan, tempat minum, & pemanas.

Pemberian loka pakan bila kita ambil perbandingan merupakan 2:1. Intinya tempat pakan haruslah melebihi menurut kapasitas ayam. Misal pada sangkar masih ada 20 ekor, dan 1 tempat pakan memuat 10 ekor maka tempat pakan haruslah diberi 3 buah. Hal ini memungkinkan DOC ayam tidak berebut ketika makan.

Jika teman mengalami masalah pakan anak ayam yang berhamburan karena dikais-kais, maka gunakan nampan dan beri pakan ayam. Kemudian pada atas pakan tadi diberi strimin agar pakan nir berhamburan. Cara ini lebih efektif dan efisien dibanding loka pakan yg dibiarkan terbuka lebar.

Berilah tempat minum menggunakan keadaan yang higienis. Bisa membeli pada poultry terdekat atau menciptakan sendiri menggunakan bambu yang dilubangi tiap ruasnya misalnya kentongan. Di wilayah kami menyebut clonthang (bahasa jawa). Gantilah air dengan yg baru paling usang dua hari se-kali.