free invisible hit counter

Cara Memulai Usaha Ternak Ayam Kampung Yg Ternyata Cuannya Lebih Menggiurkan! – Cermati.com

Edited byIrene Radius Saretta5 Maret 2020

Tak bisa dipungkiri jika ayam menjadi salahsatu hewan yang paling populer dijadikan santapan bagi masyarakat Indonesia. Saat bersantai mencari makan pada restoran atau warung pinggir jalan, ayam selalu menjadi suguhan yg banyak dicari dan mudah ditemui di manapun Anda berada. 

Mengetahui hal tersebut, menggeluti bisnis ayam potong adalah salahsatu ladang rezeki yg tentunya dapat menjanjikan laba& tidak lekang sang waktu. Terbukti makin banyaknya pengusaha masakan baru yg masih mengambil konsep kuliner dengan bahan dasar ayam bermunculan.

Berbicara soal berbisnis ayam potong, tahukah Anda apabila terdapat dua jenis ayam yg seringkali dijadikan produk kuliner di Indonesia? Ya, kedua jenis ayam itu adalah ayam negeri dan ayam kampung yg sama-sama mempunyai loka istimewa pada hati para penggemarnya. Menjalankan bisnis ternak ke 2 ayam tersebut hingga sekarang masih mempunyai prospek laba yg berlimpah.

Nah, walaupun penikmat masakan dari ayam kampung nir sebanyak ayam negeri, bukan berarti menggeluti usaha ternak ayam tersebut tidak menggiurkan. Bahkan, ada beragam keunggulan usaha dan potensi keuntungan berlimpah yg hanya mampu dirasakan peternak ayam kampung. Penasaran? Langsung saja, simak kelebihan berbisnis ternak ayam kampung & cara memulainya berikut ini.

Kelebihan Beternak Ayam Kampung Ketimbang Ayam Negeri

Peminat berdasarkan ayam kampung memang tidak sebesar ayam negeri, begitu juga menggunakan jumlah peternaknya. Tetapi, konsumen dari ayam kampung masih terbilang sangat banyak dan mudah ditemui. Hal ini terbukti dengan masih banyaknya penjual masakan yang spesifik menjajakan santapan menurut ayam kampung saja. 

Persaingan yg Tidak Ketat

Bagi orang yang mempunyai watak pebisnis, hal tersebut tentu sebagai celah bisnis yang menggiurkan. Pasalnya, taraf persaingan dalam bisnis ayam kampung nir seketat ayam negeri. Tetapi, prospek manfaatnya cukup lebar sebagai akibatnya risiko kegagalannya bisa ditekan. 

Harga Jual yang Tinggi

Selain itu, bisnis ini jua mempunyai kelebihan berupa harga jual yg cenderung lebih mahal dibanding ayam negeri. Jumlah peminatnya yg sedikit lebih sedikit ketimbang ayam negeri menciptakan harga ayam kampung menjadi lebih tinggi. Hal ini tentu membuat perbandingan keuntungan usaha ayam kampung menggunakan ayam negeri setara meski persaingannya terasa lebih longgar. 

Pemeliharaannya yg Praktis

Tak hanya itu, proses pemeliharaannya juga tidak seribet dan sesulit ayam negeri. Tidak adanya penggunaan bahan kimia misalnya yg dilakukan peternak ayam negeri membuat ayam kampung memiliki syarat kesehatan yg lebih terjaga & alami. Alhasil, poly orang yg lebih getol mengonsumsi ayam kampung lantaran tidak adanya penggunaan bahan kimia buat membantu perkembangan tubuh atau dagingnya. 

Ayam kampung pula gampang buat dipelihara karena daya tahan tubuhnya yg lebih bertenaga dan bisa hayati bebas pada alam liar tanpa perhatian spesifik selayaknya ayam negeri. Pemberian makan berupa biji-bijian serta vitamin saja sudah relatif agar ayam kampung dapat tumbuh menggunakan semestinya. Jadi, peternak nir perlu mengeluarkan bisnis ekstra buat menjaga ayam kampung peliharaannya agar permanen sehat.

Bergizi Tinggi

Kelebihan yang terakhir adalah banyak yang percaya apabila unggas jenis tersebut mempunyai kandungan gizi yg lebih baik dibanding ayam negeri. Kuliner menurut ayam kampung jua banyak diminati lantaran memiliki cita rasa yg lebih spesialdan kuat. Penyebabnya tak lain lantaran nir adanya penggunaan zat kimia pada proses pengembangan ayam kampung. 

Memakan daging ayam kampung dapat memberikan kandungan protein, vitamin, lemak, & fosfor yg amat krusial dibutuhkan tubuh. Jadi, dengan menggunakan geliat tadi, penikmat makanan berbahan dasar ayam kampung akan semakin poly nantinya. Bisnis ini pun akan sebagai ladang rezeki yg jauh lebih menguntungkan. 

Baca Juga: Cara Membuat Bisnis Plan dan Kegunaannya

Strategi Awal Berbisnis Ayam Kampung

Sama halnya menggunakan membuka usaha di bidang lainnya, usaha ayam kampung juga memerlukan modal yang harus disiapkan. Tetapi, tidak perlu takut, kapital yg diharapkan untuk memulai usaha ini terbilang tidak akbar ketimbang membuka bisnis kebanyakan. Untuk mampu pulang modalnya pun pula cukup cepat, tergantung berdasarkan strategi memulainya.

Nah, buat membuka bisnis ayam kampung, terdapat beberapa hal krusial yg harus disiapkan. Yang pasti, karena masih awal, ada 2 jenis kebutuhan yang wajibdipenuhi oleh pebisnis ayam kampung, yakni porto operasional dan porto modal awal. Untuk detail, simak uraiannya berikut ini:

Biaya membeli/menyewa kandang: tiga.000.000 Rupiah.

Tempat makan dan minum: 600.000 Rupiah.

Alat pemanas: 800.000 Rupiah.

Terpal: 400.000 Rupiah.

Bibit unggul: 8000 x 550 ekor = 4.400.000 Rupiah.

Pakan ayam: 6.000.000 Rupiah.

Obat/vitamin: 300.000 Rupiah.

Kebutuhan lain-lain: 1.000.000 Rupiah.

Total modal yang diperlukan buat memulai bisnis ayam kampung: 16.500.000 Rupiah.

Total porto operasional = total modal – harga hibrida. Dengan perhitungan menjadi berikut: 16.500.000 – 4.400.000 = 12.100.000 Rupiah.

Tentunya, uraian modal yang diharapkan buat memulai bisnis ayam ternak di atas hanya berupa prakiraan saja. Bisa jadi, porto tadi menjadi lebih akbar atau minisaat memulai bisnis sesungguhnya. Untuk itu, agar kebutuhan modal tidak membengkak, usahakan buat melakukan riset harga pada pasaran terlebih dahulu.

Nah, kinimulai perhitungan keuntungan usaha ayam ternak ketika masa panen datang. Biasanya, masa panen ayam kampung adalah dua hingga tiga bulan sesudah membeli bibitnya. Dengan jumlah ayam 550 ekor dan sebut saja risiko kematiannya merupakan 50 ekor, maka dengan harga jual ayam kampung 80 ribu per ekornya, didapat perhitungan misalnya ini.

Jumlah ayam yg berhasil dipanen: 500 x 80.000=40.000.000 Rupiah.

Keuntungan higienis: 40.000.000 – 12.100.000= 27.900.000 Rupiah.

Keuntungan per bulan: 27.900.000 / tiga bulan= 9 jutaan.

Berdasarkan perhitungan tersebut, sanggup dipastikan bila bisnis ayam kampung dapat mengembalikan modal yg telah dimuntahkan hanya pada saat kurang menurut dua bulan saja. Dalam istilah lain, sejak masa panen pertama, pebisnis telah bisa menikmati kembali dana yang telah dijadikan kapital sekaligus manfaatnya. Jadi, mampu dibayangkan bukan mudahnya menjadi pebisnis ayam kampung?

Baca Juga: Cara Berbisnis Ayam Petelur yg Masih Menjanjikan Keuntungan Berlimpah Hingga Kini

Cara Membudidayakan Ayam Kampung

Karena memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat, cara budidaya ayam kampung tentu jauh lebih mudah ketimbang ayam negeri. Secara generik, terdapat dua cara budidaya ayam kampung yg tak jarang dilakukan, yaitu menggunakan cara konvensional dan semi intensif. Keduanya tentu mempunyai kelebihan & kekurangannya masing-masing.

1. Konvensional

Untuk yg cara konvensional, peternak bisa melepaskan ayam kampung secara bebas di tempat tertentu. Sebagai contoh, cara konvensional merawat ayam kampung ini dapat dilakukan di lapangan terbuka yg sudah diberi batas. Ayam bisa dilepaskan pada lapangan tadi ketika pagi hari dan baru dimasukkan ke sangkar kembali pada sore hari. 

Kelebihan lain menurut cara beternak ini adalah ayam perlu diberi makan hanya 2 kali sehari menggunakan cara menaburnya, lantaran ayam bisa mencari sendiri makanannya. Namun, cara konvensional ini kebanyakan hanya mampu dilakukan di daerah pedesaan menggunakan laman yang luas. Jadi, apabila memungkinkan, Anda dapat menggunakan cara konvensional ini buat memelihara ayam kampung.

dua. Semi Intensif

Sedangkan buat cara semi intensif, berukuran lahan yang diperlukan nir seluas cara yg pertama. Cara beternak yang ke 2 ini dapat memperkecil potensi ayam hilang atau pergi terlalu jauh. 

Namun, pagar pembatas pada huma ayam dengan cara ini harus dibuat kokoh & kuat supaya tidak mudah rusak atau dijebol. Selain itu, lantaran ayam nir bisa bebas berkiprah, peternak harus rutin memantau syarat kesehatan ayam supaya tidak mudah sakit. Jadi, dengan mengetahui perbedaan ke 2 cara merawat ayam kampung tersebut, peternak bisa memilih yang paling cocok dengan kondisi yg dimiliki. 

Tips Memelihara Ayam Kampung agar Menghasilkan Cuan Berlimpah